CARA DAFTAR DISTRIBUTOR NASA, PEMBELIAN PRODUK ECER MAUPUN GROSIR, PRODUK KECANTIKAN, KESEHATA, PERTANIAN, PETERNAKAN, PUPUK SAWIT, PUPUK KARET, PUPUK PADI, VITANIN TERNAK AYAM, VITANIN TERNAK BABI, VITANIN TERNAK SAPI, VITANIN TERNAK KAMBING, VITANIN TERNAKTAMBAK UDANG, VITANIN TERNAK KOLAM LELE, STOKIS NASA KEDIRI, STOKIS NASA NGANJUK, STOKIS NASA MADIUN, STOKIS NASA CARUBAN, STOKIS NASA BLITAR, STOKIS NASA TANJUNGANOM

Budidaya Belut

Belut merupakan binatang air yang digolongkan dalam kelompok ikan. Berbeda dengan kebanyakan jenis ikan lainnya, belut bisa hidup dalam lumpur dengan sedikit air. Binatang ini mempunyai dua sistem pernapasan yang bisa membuatnya bertahan dalam kondisi tersebut.

Jenis belut yang paling banyak dikenal di Indonesia adalah belut sawah (Monopterus albus). Di beberapa tempat dikenal juga belut rawa (Synbranchus bengalensis). Perbedaan belut sawah dan belut rawa yang paling mencolok adalah postur tubuhnya. Belut sawah tubuhnya pendek dan gemuk, sedangkan belut rawa lebih panjang dan ramping.

Terdapat dua segmen usaha budidaya belut yaitu pembibitan dan pembesaran. Pembibitan bertujuan untuk menghasilkan anakan. Sedangkan pembesaran bertujuan untuk menghasilkan belut hingga ukuran siap konsumsi.

Kali ini Agen Poc Nasa akan menguraikan tentang budidaya pembesaran belut di kolam tembok. Mulai dari pemilihan bibit hingga pemanenan. Semoga bermanfaat.


Memilih bibit belut
Bibit untuk budidaya belut bisa didapatkan dari hasil tangkapan atau hasil budidaya. Keduanya memiliki kekurangan dan keunggulan masing-masing.

Bibit hasil tangkapan memiliki beberapa kekurangan, seperti ukuran yang tidak seragam dan adanya kemungkinan trauma karena metode penangkapan. Kelebihan bibit hasil tangkapan adalah rasanya lebih gurih sehingga harga jualnya lebih baik.

Kekurangan bibit hasil budidaya harga jualnya biasanya lebih rendah dari belut tangkapan. Sedangkan kelebihannya ukuran bibit lebih seragam, bisa tersedia dalam jumlah banyak, dan kontinuitasnya terjamin. Selain itu, bibit hasil budidaya memiliki daya tumbuh yang relatif sama karena biasanya berasal dari induk yang seragam.

Bibit belut hasil budidaya diperoleh dengan cara memijahkan belut jantan dengan betina secara alami. Sejauh ini di Indonesia belum ada pemijahan buatan (seperti suntik hormon) untuk belut. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pembibitan, silahkan baca kiat sukses pembibitan belut.
Bibit yang baik untuk budidaya belut hendaknya memiliki kriteria berikut:

  • Ukurannya seragam. Ukuran bibit yang seragam dimaksudkan untuk memudahkan pemeliharaan dan menekan risiko kanibalisme atau saling memangsa.
  • Gerakannya aktif dan lincah, tidak loyo.
  • Tidak cacat atau luka secara fisik.
  • Bebas dari penyakit.

Budidaya belut untuk segmen pembesaran biasanya menggunakan bibit belut berukuran panjang 10-12 cm. Bibit sebesar ini memerlukan waktu pemeliharaan sekitar 3-4 bulan, hingga siap konsumsi. Untuk pasar ekspor yang menghendaki ukuran lebih besar, waktu pemeliharaan bisa mencapai 6 bulan.

Menyiapkan kolam budidaya belut
Budidaya belut bisa dilakukan dalam kolam permanen maupun semi permanen. Kolam permanen yang sering dipakai antara lain kolam tanah, sawah, dan kolam tembok. Sedangkan kolam semi permanen antara lain kolam terpal, drum, tong, kontainer plastik dan jaring.

Kali ini kita akan membahas budidya belut di kola tembok. Kolam tembok relatif lebih kuat, umur ekonomisnya bisa bertahan hingga 5 tahun.

Bentuk dan luas kolam tembok bisa dibuat berbagai macam, disesuaikan dengan keadaan ruang dan kebutuhan. Ketinggian kolam berkisar 1-1,25 meter. Lubang pengeluaran dibuat dengan pipa yang agak besar untuk memudahkan penggantian media tumbuh.

Untuk kolam tembok yang masih baru, sebaiknya dikeringkan terlebih dahulu selama beberapa minggu. Kemudian direndam dengan air dan tambahkan daun pisang, sabut kelapa, atau pelepah pisang. Lakukan pencucian minimal tiga kali atau sampai bau semennya hilang.

Media tumbuh untuk budidaya belut
Di alam bebas belut sering dijumpai dalam perairan berlumpur. Lumpur merupakan tempat perlindungan bagi belut. Dalam kolam budidaya pun, belut membutuhkan media tumbuh berupa lumpur.

Beberapa material yang bisa dijadikan bahan membuat lumpur/media tumbuh antara lain, lumpur sawah, kompos, humus, pupuk kandang, sekam padi, jerami padi, pelepah pisang, dedak, tanaman air, dan TON

Komposisi material organik dalam media tumbuh budidaya belut tidak ada patokannya. Sangat tergantung dengan kebiasaan dan pengalaman. Pembudidaya bisa meramu sendiri media tumbuh dari bahan-bahan yang mudah didapatkan.

Berikut ini salah satu alternatif langkah-langkah membuat media tumbuh untuk budididaya belut:

  • Bersihkan dan keringkan kolam. Kemudian letakkan jerami padi yang telah dirajang pada dasar kolam setebal kurang lebih 20 cm.
  • Letakkan pelepah pisang yang telah dirajang setebal 6 cm, di atas lapisan jerami.
  • Tambahkan campuran pupuk kandang (kotoran kerbau atau sapi), kompos atau tanah humus setebal 20-25 cm, di atas pelepah pisang. Pupuk organik berguna untuk memicu pertumbuhan biota yang bisa menjadi penyedia makanan alami bagi belut.
  • Siram lapisan media tumbuh tersebut dengan cairan bioaktivator atau mikroba dekomposer, misalnya larutan Tangguh Prebiotik, dan Ton
  • Timbun dengan lumpur sawah atau rawa setebal 10-15 cm. Biarkan media tumbuh selama 1-2 minggu agar terfermentasi sempurna.
  • Alirkan air bersih selama 3-4 hari pada media tumbuh yang telah terfermentasi tersebut untuk membersihkan racun. Setel besar debit air, jangan terlalu deras agar tidak erosi.
  • Langkah terakhir, genangi media tumbuh tersebut dengan air bersih. Kedalaman air 5 cm dari permukaan. Pada kolam tersebut bisa diberikan tanaman air seperti eceng gondok. Jangan terlalu padat.
  • Dari proses di atas didapatkan lapisan media tumbuh/lumpur setebal kurang lebih 60 cm. Setelah semuanya selesai, bibit belut siap untuk ditebar.

Catatan: Dengan metode lain, budidaya belut bisa dipelihara dalam air bersih tanpa menggunakan lumpur.
Penebaran bibit dan pengaturan air
Belut merupakan hewan yang bisa dibudidayakan dengan kepadatan tinggi. Kepadatan tebar untuk bibit belut berukuran panjang 10-12 cm berkisar 50-100 ekor/m2.

Lakukan penebaran bibit pada pagi atau sore hari, agar belut tidak stres. Bibit yang berasal dari tangkapan alam sebaiknya dikarantina terlebih dahulu selama 1-2 hari. Proses karantina dilakukan dengan meletakkan bibit dalam air bersih yang mengalir. Berikan pakan berupa kocokan telur selama dalam proses karantina.

Aturlah sirkulasi air dengan seksama. Jangan terlalu deras (air seperti genangan sawah) yang penting terjadi sirkulasi air. Atur juga kedalaman air, hal ini berpengaruh pada postur tubuh belut. Air yang terlalu dalam akan membuat belut banyak bergerak untuk mengambil oksigen dari permukaan, sehingga belut akan lebih kurus.

Pemberian pakan
Belut merupakan hewan yang rakus. Keterlambatan dalam memberikan pakan bisa berakibat fatal. Terutama pada belut yang baru ditebar.
Takaran pakan harus disesuaikan dengan berat populasi belut. Secara umum belut membutuhkan jumlah pakan sebanyak 5-20% dari bobot tubuhnya setiap hari.
Berikut kebutuhan pakan harian untuk bobot populasi belut 10 kg:

  • Umur 0-1 bulan: 0,5 kg
  • Umur 1-2 bulan: 1 kg
  • Umur 2-3 bulan: 1,5 kg
  • Umur 3-4 bulan: 2 kg
  • Tambahkan Poc Nasa, Veterna Dan Tangguh Prebiotik Untuk Makanannya

Rendra/ dion 5C0266BERendra/ dion 5C0266BE
Pakan budidaya belut bisa berupa pakan hidup atau pakan mati. Pakan hidup bagi belut yang masih kecil (larva) antara lain zooplankton, cacing, kutu air (daphnia/moina), cacing, kecebong, larva ikan, dan larva serangga. Sedangkan belut yang telah dewasa bisa diberi makanan berupa ikan, katak, serangga, kepiting yuyu, bekicot, belatung, dan keong. Frekuensi pemberian pakan hidup dapat dilakukan 3 hari sekali.


Untuk pakan mati bisa diberikan bangkai ayam, cincangan bekicot, ikan rucah, cincangan kepiting yuyu, atau pelet. Pakan mati untuk budidaya belut sebaiknya diberikan setelah direbus terlebih dahulu. Frekuensi pemberian pakan mati bisa 1-2 kali setiap hari.

Karena belut binatang nokturnal, pemberian pakan akan lebih efektif pada sore atau malam hari. Kecuali pada tempat budidaya yang ternaungi, pemberian pakan bisa dilakukan sepanjang hari.

Pemanenan
Tidak ada patokan seberapa besar ukuran belut dikatakan siap konsumsi. Tapi secara umum pasar domestik biasanya menghendaki belut berukuran lebih kecil, sedangkan pasar ekspor menghendaki ukuran yang lebih besar. Untuk pasar domestik, lama pemeliharaan pembesaran berkisar 3-4 bulan, sedangkan untuk pasar ekspor 3-6 bulan, bahkan bisa lebih, terhitung sejak bibit ditebar.

Terdapat dua cara memanen budidaya belut, panen sebagian dan panen total. Panen sebagian dilakukan dengan cara memanen semua populasi belut, kemudian belut yang masih kecil dipisahkan untuk dipelihara kembali.

Sedangkan pemanenan total biasanya dilakukan pada budidaya belut intensif, dimana pemberian pakan dan metode budidaya dilakukan secara cermat. Sehingga belut yang dihasilkan memiliki ukuran yang lebih seragam.

Pemesanan Produk natural nusantar hubungi 

Budianto / rindra 

Pin Bbm : D1C26578
Sms/wa/telf : +85298598174 / 085232128980

Add facebook kami 
https://www.facebook.com/emi.liana.31586

web:
http://www.agenpocnasa.com/

Perikanan Dan Tambak

💥PAKET PRODUK NASA UNTUK PERIKANAN DAN TAMBAK

Paket NASA untuk Perikanan Organik dan Tambak Organik, meliputi
1. Viterna
2. TON (Tambak Organik Natural)
3. POCNASA
4. HORMONIK

💥Keunggulan budidaya ikan air tawar menggunakan Teknologi Organik NASA :
✔cepat panen,
✔irit pakan,
✔nafsu makan tinggi,
✔cepat tumbuh besar,
✔sehat,
✔tahan penyakit,
✔angka kematian sangat rendah
✔ikan tidak stress,
✔menghasilkan mutu daging yang berkualitas karena rendah
kelesterol.

💥Saran mendapatkan hasil optimal,
✔Per 1.000 ekor bibit ikan sampai panen idealnya memerlukan
5 botol VITERNA + 5 botol POC NASA + 5 botol HORMON
ORGANIK😊😊😇

PEMESANAN PRODUK NASA
DION / RENDRA
Telf / wa : +852- 98598174
BBM : 5C0266BE

ADD FB KAMI :
https://www.facebook.com/Rendra.nasa.1984



Pemesanan Produk natural nusantar hubungi 

Budianto / rindra 

Pin Bbm : D1C26578
Sms/wa/telf : +85298598174 / 085232128980

Add facebook kami 
https://www.facebook.com/emi.liana.31586

web:
http://www.agenpocnasa.com/

Budidaya Jagung Di Gorontalo Nenggunakan Pupuk Produk Nasa

Budidaya Jagung Di Gorontalo Nenggunakan Pupuk Produk Nasa
Jagung

PERSIAPAN LAHAN

  1. Sangat dianjurkan melakukan olah tanah dan pembuatan drainase sebelum penanaman.
  2. Taburkan DOLOMIT kurang lebih 100 - 200  kg/ha saat pengolahan tanah (sebaiknya               kurang lebih 1-2 minggu sebelum tanam.

Catatan :
Pada lahan gembur/subur, bisa langsung di buat lubang tanam (tanpa olah tanah/TOT)

PERSIAPAN BENIH

  1. Pilihlah benih berkualitas Kebutuhan benih jagung kurang lebih 20-30 kg/ha
  2. Rendam benih Rendam dalam larutan ‪POC_NASA‬ kurang  lebih 5cc/liter selama kurang lebih 12 jam.
  3. Tiriskan dan inokulasikan (campurkan) benih  dengan Natural Gelio secukupnya.
PENANAMAN
1. Buat lubang tanam dengan jarak tanam 20×60 cm atau 25×75 cm.
2. Masukkan benih per lubang tanam
3. Tutup dengan abu sekam basah atau pupuk kandang matang

PENYIANGAN (PENDANGIRAN) DAN PEMBUMBUNAN
Penyiangan (pendangiran) dan pembumbunan dilakukan pada usia kurang lebih 15-20 dan kurang lebih 35-40 hari setelah tanam.

PEMUPUKAN

  1. Umur (hst) 0-7 jarak lubang pupuk kurang lebih 5cm, urea 150kg/ha, TSP 50kg/ha, Kcl 50kg/ha, super nasa 3-6kg/ha. Aplikasi ‪SUPERNASA‬ dicampur dan di masukkan lubang pemupukan bersamaan dengan Urea, TSP dan KCI 
  2. Umur 15 (hst) 30-50cc, hormonik 10cc, pestona 50-70cc
  3. Umur 21 (hst) jarak lubang kurang lebih 10cm, Urea 150kg/ha, TSP 50kg/ha, Kcl 50kg/ha.
  4. Umur 30 (hst) POC_NASA 40-80cc, hormonik 10cc, ‪BVR‬ 10gr.
  5. Umur 42 (hst) jarak lubang pupuk kurang lebih 15 cm urea 150kg/ha
  6. Umur 45 (hst) POC_NASA 40-80cc, hormonik 10cc, BVR 10gr
Usia 15, 30, 45 hst : 
semprot POC_NASA (5tutup) + ‪HORMONIK‬ (1tutup) + ‪#AERO_810‬ per tangki volume 15liter (kebutuhan per aplikasi kurang lebih 20-30 tangki per hektar)

PENCEGAHAN HAMA 
- Semprot ‪‎PESTONA‬ 5-10 tutup/tangki + ‪‎AERO‬ 810 tutup/tangki (sebaiknya rutin tiap 5-10 hari)
- Semprot BVR 30gr/tangki (selang-seling dengan PESTONA, interval 5-10hari

PANEN DAN PASCA PANEN

  1. Ciri dan umur panen :Umur panen 86-96 hari setelah tanam. Jagung untuk sayur ( jagung muda, baby corn) dipanen sebelum bijinya terisi penuh (diameter tongkol 1-2cm), jagung rebus/bakar di panen ketika matang susu dan jagung untuk beras jagung, pakan ternak, benih, tepung dll dipanen jika sudah fisiologis.
  2. Cara panen : Putar tongkol berikut kelobotnya/patahkan tangkai buah jagung.
  3. Pengupasan : Dikupas saat masih menempel pada batang atau setelah pemetikan selesai, agar kadar air dalam tongkol dapat di turunkan sehingga cendawan tidak tumbuh.
  4. Pengeringan : Pengeringan jagung dengan sinar matahari 7-8 hari hingga kadar air 9? - 11? atau dengan mesin pengering.
  5. Pemipilan : Setelah kering dipipil dengan tangan atau alat pemipil 
  6. Penyortiran dan penggolongan : Biji - biji jagung dipisahkan dari kotoran atau apasaja yang tidak dikehendaki. Penyortiran untuk menghindari serangan jamur, hama selama dalam penyimpanan dan menaikkan kualitas panenan.
konsultasi dan order

PEMESANAN PRODUK NASA
Budianto / Rendra
Telf / wa : +852- 98598174
085232128980
BBM :D1C26578

MEMAKSIMALKAN HASIL PANEN JERUK

Pupuk Tanaman Jeruk Poc NASA, Hormonik, Power Nutrition - Diangkat dari hamparan tanaman jeruk di daerah Purworejo Jawa Tengah milik Bp. Subandrio yang menyejukkan mata bagi siapa saja yang melihatnya. Pasalnya tanaman buah jeruk yang besar-besar, tampak segar dan rasa senang untuk memetiknya. Inilah lahan Bp. Subandrio yang telah menggunakan pupuk dan produk-produk NASA. Saat team NASA berkunjung dan menyambanginya, beliau tersenyum bahagia dan menyambut dengan gembira.
Luas lahan yang beliau tanami jeruk adalah sekitar 2000 m2 / 125 ubin dengan jumlah tanaman 350 batang dan umur tanaman jeruk tersebut hingga saat itu kira-kira 3 tahun. Ia menjelaskan pengalamannya menggunakan produk-produk NASA yang diaplikasikannya pada tanaman jeruk milik beliau tersebut yang diantaranya :
POC NASA, Hormonik, SuperNASA, Power Nutrition dan Pestona.
  1. SUPERNASA (4 sendok makan) >>Produk NASA tersebut memiliki kandungan Humat dan Fulfat yang berangsur-angsur akan memperbaiki konsistensi (kegemburan) tanah yang keras, membantu perkembangan microorganisme tanah yang bermanfaat bagi tanaman seperti; cacing, microba alami setempat dan lain-lain.
  2. Power Nutrition (4 sendok makan)>> Merupakan nutrisi khusus yang di formulasikan untuk mempercepat pertumbuhan bunga dan buah pada tanaman buah. Seperti: (mangga, jeruk, rambutan, durian, apel, blimbing, anggur dll). Power Nutrition dibuat dari bahan alami (organik) pilihan yang terjamin ketersediaannya dan diproses dengan mekanisme teknologi gradasi dan degradasi unsur melewati proses piruvatisasi tingkat 3 sehingga langsung dapat dimanfaatkan jaringan tanaman.
  3. Pupuk NPK (1 kg) >>Ketiga produk dan pupuk tersebut di campur dan dilarutkan dalam 1 ember air kemudian campuran tersebut di aplikasikan dengan cara menyiramkan dengan dosis : 2 Gelas per pohon dengan interval waktu 6 bulan sekali. Perlakuan ini beliau lakukan baru sekali.
  1. POC NASA (4 tutup botol) >>Pupuk Organik Cair atau POC NASA merupakan bahan organik murni berbentuk cair dari limbah ternak dan unggas, limbah alam dan tanaman, beberapa jenis tanaman tertentu serta bumbu-bumbu / zat-zat alami tertentu yang di proses secara alamiah dengan konsep "Zero Emision Concept".
  2. Hormonik (1 tutup botol) >>Manfaat HORMONIK secara umum mempercepat pertumbuhan tanaman, akar, memperbanyak dan memperbesar umbi, mengurangi kerontakan bunga, dan buah serta memperbanyaak dan memperbesar buah.
  3. Pestona (2 tutup botol) >.Adalah pengendali hama alami dan meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit, yang bahan dasarnya berasal dari limbah alam, sari pati tumbuhan dan bumbu-bumbu alami yang mengandung bahan aktif sebagai pengendali hama dan penyakit alami.
Ketiga produk tersebut di larutkan kedalam tangki 15 liter air lalu kemudian disemprotkan secara merata setiap 1 (satu) minggu sekali.

Demikian penuturan beliau mengenai cara aplikasi produk-produk NASA, dan tambahnya "banyak sekali manfaat yang didapat dari penggunaan pupuk NASA tersebut , tanaman jauh lebih baik dari sebelumnya apalagi jika dibandingkan dengan tanaman jeruk milik tetangga yang tidak menggunakan produk NASA.
Setelah menggunakan produk tersebut (PUPUK NASA) daun menjadi lebih baik dan besar, dalam jangka satu bulan saja bunga sudah mulai keluar dan juga bunga tidak mudah rontok yang artinya jadi semua. Keuntungan lain yang beliau sebutkan dengan girang adalah mengenai buahnya, buah jeruknya banyak dan merata serta lebih manis rasanya. Sedang tanaman yang tidak menggunakan Pupuk Produk NASA, buahnya lebih jarang dan kecil-kecil serta daun kuning dan buah mudah rontok, pertumbuhan tanamannya pun kurang subur.

Setelah menggunakan produk NASA tersebut diatas, perkiraan hasil panen (pemetikan) nanti sekitar 3,5 Ton, padahal biasanya hanya mendapatkan 2-2,5 Ton yang artiya terjadi peningkatan penghasilan dengan selisih tambahan 1 Ton. Jika dikalkulasikan dengan harga jeruk saat itu Rp.4000,-/kg maka secara perhitungan ada tambahan penghasilan senilai 1 ton x Rp.4000 = Rp.4.000.000,- Sungguh luar biasaaa..!
Selain itu juga mengenai penggunaan pupuk makro NPK setelah menggunakan produk NASA menjadi lebih irit dengan adanya pengurangan 50-70%. Dulu biasanya menggunakan pupuk NPK 2 kwintal, jika harga NPK adalah Rp.525,-/kg maka ada penghematan 100 kg yang jika di niminalkan adalah Rp 525.000,-, sedangkan pembelian produk NASA hanya sekitar Rp.200.000,- saja.

Dengan menggunakan pupuk produk NASA selain hasil yang meningkat juga tingkat kelestarian lingkungan terjaga, tanah tidak mudah rusak karena unsur hara tanah terjaga secara berkelanjutan seta produk NASA adalah produk yang sangat ramah lingkungan tidak menimbulkan limbah dan efek negatif terhadap lingkungan. Aman bagi menusia juga hewan-hewan peliharaan / ternak lainnya.

Produk PT Natural Nusantara (NASA) merupakan produk berbahan dasar alam dengan memperhatikan aspek K3 (Kualitas, Kuantitas dan Kelestarian). NASA jauh sebelumnya telah melakukan ujicoba dengan melakukan perbaikan secara terus menerus sehingga menghasilkan produk-produk yang berkualitas.


Tips Sukses Penggemukan Sapi Potong


Di beberapa tempat, sapi juga dipergunakan sebagai salah satu penarik alat transportasi dan membajak sawah. Sapi yang diternak biasanya dibagi menjadi sapi perah dan sapi potong.

Sapi potong adalah sapi yang tujuan pemeliharaannya adalah untuk diambil dagingnya. Kebutuhan daging yang tinggi di masyarakat membuat beberapa orang memikirkan cara untuk menggemukkan sapi agar daging yang dihasilkan lebih banyak dibandingkan daging dari sapi biasa.
Beberapa orang melakukannya dengan cara yang tidak baik dan sebagian melakukannya dengan cara yang alami. Cara yang alami yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan pakan yang sesuai dengan kebutuhan ternak dan dengan memberikan vitamin untuk sapi.

Syarat dan jenis pakan
Pakan yang baik yang cocok untuk menggemukkan sapi potong adalah pakan yang disukai oleh ternak. Pakan sebaiknya mengandung gizi yang cukup untuk kebutuhan tubuh sapi yaitu mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral. Pakan yang baik adalah pakan yang bersih dan tidak tercemar kotoran dan bibit penyakit serta tidak rusak atau busuk.
Saat mencari pakan, hindari mencari pada pagi hari karena rentan akan telur cacing dan karena pakan tersebut berembun. Jika berembun, sebaiknya pakan dikeringkan terlebih dahulu agar tidak menyebabkan kejang perut atau kembung pada ternak.

Gunakan vitamin ternak vetrna, poc nasa, dan hormonik untuk hasil yang maksimal

Pemesanan Produk natural nusantar hubungi 

Budianto / rindra 

Pin Bbm : D1C26578
Sms/wa/telf : +85298598174 / 085232128980

Add facebook kami 
https://www.facebook.com/emi.liana.31586

web:
http://www.agenpocnasa.com/

Tanam Padi Tumbuh Dengan Sehat

Saya menanam padi dengan luas lahan 2 Ha. Jenis padi yang saya tanam varietas IR 64, saat ini umur tanaman  mencapai 44 hari. Dalam budidaya padi ini saya  menggunakan produk pertanian NASA seperti; POC NASA, Super NASA, PESTONA, Hormonik dan AERO 810.  Selain itu saya juga menggunakan pupuk makro (kimia) pada saat pengolahan tanah ; Urea  75 Kg/Ha, SP 36 sebanyak 50 Kg/Ha, KCl sebanyak 75 Kg/Ha, dan Kapur Dolomit sebanyak 250 Kg/Ha. Untuk pemupukan susulan I (umur 20 hari) saya berikan Urea sebanyak 50 Kg/Ha, dan susulan II (umur 35 hari) Urea juga sebanyak 50 Kg/Ha. Penggunaan Super NASA saya sebagai pupuk dasar dengan 5 botol ( 2,5 Kg) /Ha. Caranya adalah Super NASA dicampur Urea, SP 36 dan KCl (dosis seperti diatas) tanpa menggunakan air, lalu ditaburkan pada saat 1 hari sebelum tanam.  Selain itu, produk NASA yang lain digunakan dengan cara disemprotkan, dilakukan pada Penyemprotan ke-1 (masa pemeliharaan umur 15 hari setelah tanam) ; 3 tutup POC NASA + 2 tutup PESTONA dalam 1 tangki 15 liter air. Penyemprotan ke-2, pada umur 30 hari setelah tanam dengan 4 tutup POC NASA+ 2 tutup Hormonik + 4 tutup PESTONA + 0,5 tutup AERO 810 dalam tangki air 15 liter.  Penyemprotan ke-3, saya lakukan pada umur 45 hari setelah tanam yakni 6 tutup POC NASA + 2 tutup Hormonik, +6 tutup PESTONA + 0,5 tutup AERO 810 dalam tangki 15 liter air.

Setelah menggunakan produk NASA tanaman padi tumbuh  lebih bagus. Jumlah anakan semakin banyak,  sebelum menggunakan produk NASA anakan padi maksimal jumlahnya 30 anakan, setelah menggunakan produk NASA mencapai 55 - 75 anakan. Sangat LUAR BIASA …….!!!!.

Selain itu pula daun padi lebih hijau, segar dan lebih lebar, berbeda dengan dahulu sebelum menggunakan produk NASA dimana pada saat itu daunnya hijau kekuningan. Tanaman padi yang telah menggunakan produk NASA ini, pertumbuhan lebih cepat, tanah dilahan sawah juga lebih gembur.  Sebagai gambaran, bahwa kondisi tanah di kawasan Tenggarong ini memiliki tanah yang ber PH rendah (dibawah 5), ditandai dengan tanah yang berwarna kuning kecoklatan seperti berkarat, jadi kurang subur. Perbandingan tanaman padi dari segi pertumbuhan dengan yang tidak menggunakan produk NASA (seperti lahan sebelah) jauh sekali, dimana lahan sebelah tanaman kurus, banyak malai artinya ada indikasi tanaman stress, tanah tidak subur dan jumlah anakan lebih sedikit (19 - 30 anakan).  Dari segi serangan hama penyakit, setelah menggunakan PESTONA, serangan hama sundep dan penyakit tanaman jauh berkurang. Tambahan biaya menggunakan produk NASA untuk luas 1 Ha sebesar Rp. 1.258.000,-

Berkaitan hasil panen, sebelum menggunakan produk NASA produksi rata-rata 5 ton/Ha (anakan 19 - 30). Setelah menggunakan produk NASA, jika rata-rata 60 anakan saja maka produksi diperkirakan mencapai 8-10 tan/Ha. Maka dapat diprediksikan hasil panen minimal 1 Ha ; ada peningkatan hasil minimal 3 ton. Tambahan pendapatan minimal = 3 ton x Rp. 2000 (harga 1 Kg gabah) = Rp. 6.000.000,-. Maka ada tambahan keuntungan minimal = Rp. 6.000.000  Rp. 1.258.000 = Rp. 4.742.000,-.  Tambahan keuntungan itu adalah tambahan keuntungan minimal (panen 8 ton), keuntungan masih akan meningkat diprediksikan panen bisa mencapai 10 ton.

Sungguh senang, setelah saya menggunakan produk NASA, karena pertumbuhan tanaman padi menjadi luar biasa bagus, hasilnya pun pasti meningkat berlipat.

Zukran (Petani Padi Tadah Hujanâ)
Desa Rapak Lambor, Kec. Tenggarong,
Kab. Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur

Pemesanan Produk natural nusantar hubungi 

Budianto / rindra 

Pin Bbm : D1C26578
Sms/wa/telf : +85298598174 / 085232128980

Add facebook kami 
https://www.facebook.com/emi.liana.31586

web:
http://www.agenpocnasa.com/
===============

Kesaksian Tanaman Nilam

KESAKSIAN NILAM DI KLATEN, JAWA TENGAH
LAPORAN APLIKASI PRODUK NASA
PADA PEMBIBITAN NILAM

Nama Pemilik        :   Joko Sarwoko  ( Sentra Pembibitan
                                    Nilam Aceh BERKAH DAUN )
Lokasi                    :   Dsn. Wukiran, Ds. Jomboran,
                                    Kec. Jomboran  KlatenTengah
                                    - Jawa Tengah
Produk NASA yang digunakan    :   POC NASA, HORMONIK

Cara dan Waktu Aplikasi        :

  1.  Bibit setelah dipotong ± 25 cm direndam dalam air 10 liter yang diberi 5 cc/setengah tutup HORMONIK, selama ± 1 menit, basahi semua bagian tanaman.
  2.  Setelah direndam 1 menit, kemudian bibit ditanam ke polibag kecil. 
  3. Setelah umur tanaman 1 minggu di polibag, bibit disemprot POC NASA dengan dosis 5 cc/setengah tutup POC NASA pada 5 – 8 liter air.  
  4.  Penyemprotan POC NASA  dilakukan pada umur mulai 1 minggu – 1 bulan dengan interval 1 minggu.



  Parameter PAKAI NASA TANPA NASA
- Prosentasi Hidup 90 %                                            - 20 %
- Pertumbuhan SERAGAM                                       -  TIDAK SERAGAM
- Umur Dipanen 1 bulan                                            - 1,5 bulan
- Serangan Jamur sedikit banyak serangan            - Kekuatan Batang dan
- Daun kuat dan tidak                                                 - mudah rontok lentur, mudah patahdan rontok

Catatan   :
Hasil atau respon tanaman terhadap penggunaan produk NASA bisa bervariasi, karena sangat dipengaruhi oleh   :
1.    Kualitas benih/bibit ( Genetis tanaman )
2.    Iklim ( Curah hujan, air, sinar matahari, kelembaban, suhu, dll.)
3.    Tingkat kesehatan tanaman ( Pengaruh Hama dan Penyakit )
4.    Tingkat kesuburan tanah
5.    Pemupukan ( tepat jenis, tepat dosis, tepat waktu, tepat sasaran, dll )
6.     Sistem pemeliharaan atau perawatan tanaman yang dilakukan.

2012-03-24
Pemesanan Produk natural nusantar hubungi 

Budianto / rindra 

Pin Bbm : D1C26578
Sms/wa/telf : +85298598174 / 085232128980

Add facebook kami 
https://www.facebook.com/emi.liana.31586

web:
http://www.agenpocnasa.com/

KESEKSIAN TANAMAN BUAH NAGA MENGGUNAKAN PRODUK NASA

  • Nama pemilik kebun                       : Bp. Kasijo
  • Alamat                                             : Ds. Trisik, Kel. Banaran  -  Galur, Kab. Kulon Progo,                                                                    Propinsi DIJ
  • Jumlah tanaman buah naga             : 250 tiang X   4 tanaman per tiang = 1000 tanaman
  • Umur tanaman                                 : 16 bulan
  • Produk NASA yang dipakai            : POC NASA, AERO 810, Hormonik 3 tutup POC       Dosis penggunaan Produk NASA     NASA + 1 tutup HORMONIK +2 tutup Aero 810
  • Cara Aplikasi                                   : Produk NASA dimasukkan ke tangki semprot lalu                                                                        dilakukan Penyemprotan ke pada jam 07.00 – 11.00 pagi
Peningkatan Hasil Pemakaian Produk NASA :
Par meter 
     Sebelum Pakai NASA                             Setelah Pakai NASA
- Daun Kuning seperti layu                               - hijau, kuat dan segar
- Buah tiap kg berisi 4-5 buah                           - tiap kg berisi 2-3 buah
- Produksi 2,5 kwintal per panen                     - 3 kwintal per panen
Analisis ekonomi :
Harga Buah Naga jenis merah Rp. 40.000/kg, dan harga buah naga putih Rp. 20.000-25.000 /kg.
Tambahan biaya Rp. 150.000,00  (pembelian produk NASA) mendapatkan tambahan hasil :
  • Peningkatan hasil panen 50 kg X harga buah Rp. 20.000 (diambil dari harga terendah) = Rp. 1.000.000,00
  • Dikurangi pembeliah produk NASA Rp. 850.000,00 per panen.
  • Peningkatan keuntungan bersih per panen Rp. 850.000,00
Catatan :
Hasil atau respon tanaman terhadap penggunaan Produk NASA bisa bervariasi, karena sangat dipengaruhi oleh :
1.    Kualitas benih/ bibit (genetis tanaman)
2.    Iklim (curah hujan, air, sinar matahari, kelembaban, suhu, dll)
3.    Tingkat kesehatan tanaman (pengaruh hama dan penyakit tanaman).
4.    Tingkat kesuburan tanah.
5.    Pemupukan (tepat jenis,tepat dosis, tepat waktu, tepat sasaran, dll)
6.    Sisrem pemeliharaan atau perawatan tanaman yang dilakukan.

2012-03-24
Pemesanan Produk natural nusantar hubungi 

Budianto / rindra 

Pin Bbm : D1C26578
Sms/wa/telf : +85298598174 / 085232128980

Add facebook kami 
https://www.facebook.com/emi.liana.31586

web:
http://www.agenpocnasa.com/

menekan kerontokan buah dan bunga


KERONTOKAN BUAH & BUNGA SANGAT KECIL Pertumbuhan tanaman yang subur dan sehat merupakan harapan Bp. Sukemi yang telah lama berkecimpung dalam hal bertanam cabai. Awalnya ia hanya sekedar mencoba produk pertanian PT. NASA seperti POC NASA dan Hormonik. Bp. Sukemi mulai menggunakan POC NASA dan Hormonik ketika tanamannya menginjak usia 15 hari dan dilakukan bersamaan dengan pemberian pupuk susulan pertama yang terdiri dari ZA, KCl dan TSP. Pemberian POC NASA dan Hormonik dilakukan dengan cara disemprotkan pada tanaman. Dosis yang diberikan : POC NASA 40 cc + Hormonik 10 cc dicampur dengan air 14 liter. Perlakuan yang sama dilakukan pada usia tanaman 30 hari, 45 hari, 60 hari sampai dengan sekarang menginjak umur 70 hari, dengan ketinggian tanaman mencapai 1,5 meter - 2 meter.

Menurut pengakuannya, ia sangat senang melihat tanaman cabainya tumbuh dengan sehat dan subur. Pertumbuhan tanaman yang cepat, daun yang hijau segar, buah dan bakal bunga yang semakin hari semakin banyak dan lebat, dan yang paling menggembirakan dirinya adalah persentase daya rontoknya kecil sekali pada buah dan bunganya. Padahal diakuinya, dulu sebelum menggunakan produk pertanian PT. NASA persentase rontoknya buah dan bunga mencapai 25% hingga 30%, selain itu juga tanaman tidak begitu sehat dan subur. â€Å“Produk Pertanian PT. NASA memang terbukti mampu menyuburkan dan memberi efek positif pada tanaman cabai”, ujarnya mengakhiri. 21-January-09

Pemesanan Produk natural nusantar hubungi 

Budianto / rindra 

Pin Bbm : D1C26578
Sms/wa/telf : +85298598174 / 085232128980

Add facebook kami 
https://www.facebook.com/emi.liana.31586

web:
http://www.agenpocnasa.com/

BluMen Menambah Kekuatan Seks Lelaki Sejati

BluMen Menambah Kekuatan Seks Lelaki Sejati
Blu Men
 Blue Man Herbal Nasa Khusus Pria Dewasa

BluMen Produk Yang aman dikonsumsi
Karena 100% berbahan herbal alami
BlueMen merupakan ramuan herbal alami yang dibuat khusus untuk  menambah kekuatan seks lelaki sejati,Diproduksi secara modern  sesuai standard GMP (Good Manufacturing Process)
BlueMen 100% alami tanpa bahan kimia (BKO) pengawet serta telah lulus uji Khasiat
BlueMen satu-satunya kapsul lelaki yang dibuat khusus  dari perpaduan ramuan madura,Arab dan Cina

Khasiat ;
Dibuat khusus untuk membantu memelihara stamina,meningkatkan kekuatan seks (sektonic)  dan Libido lelaki sejati

Dosis dan aturan minum :
-Minum 1kapsul, 1-2 jam sebelum aktifitas hubungan suami istri
-sebaiknya diminum 2 atau 3 hari  untuk hasil yang optimal

POM TR 082396241

Perhatian :
Penderita diabetes, jantung  dan darah tinggi bisa dikurangi dosisnya dan sangat dianjurkan untuk konsultasi kedokter sebelum mengonsumsi Blue Men

Tips;
Untuk menambah kesehatan seksual anda, lakukan olahraga secara teratur,  minimal 30 menit setiap hari
                                                            Untuk info hubungi >>>>

Pemesanan Produk natural nusantar hubungi 

Budianto / rindra 

Pin Bbm : D1C26578
Sms/wa/telf : +85298598174 / 085232128980

Add facebook kami 
https://www.facebook.com/emi.liana.31586

web:
http://www.agenpocnasa.com/
=======================

Flag Counter